Siap Sambut Nataru: Ini Ruas Tol Fungsional yang Dibuka Gratis Demi Kelancaran Perjalanan

SURABAYA – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, volume kendaraan di jalur-jalur utama diproyeksikan akan meningkat secara signifikan. Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kemacetan, pemerintah bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) telah mengumumkan pembukaan sejumlah ruas jalan tol yang beroperasi secara fungsional di berbagai lokasi strategis.

Jalur tol fungsional ini dibuka sementara waktu untuk mendukung mobilitas masyarakat selama musim liburan akhir tahun, dan yang terpenting, pengguna jalan tidak akan dikenakan biaya tol (gratis) saat melintasi segmen-segmen ini.

Berikut adalah daftar lengkap ruas jalan tol fungsional yang siap diakses untuk kelancaran arus lalu lintas selama periode Nataru 2025/2026:

Ruas Tol Fungsional di Sumatera

Wilayah Sumatera menjadi fokus utama dengan dibukanya beberapa segmen baru, di antaranya:

  1. Tol Sigli–Banda Aceh: Seksi 1, membentang dari Padang Tiji hingga Seulimeum, dengan panjang total 24,67 kilometer.

  2. Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat: Sebagian dari Seksi 4, yaitu ruas Sinaksak sampai Simpang Pinei, sepanjang 12,86 kilometer.

  3. Tol Palembang–Betung: Sebagian Seksi 2, menghubungkan Rengas dan Pulau Rimau, mencakup jarak 30,75 kilometer.

Ruas Tol Fungsional di Jawa dan Kalimantan

Jalur penghubung di Jawa Timur dan pembangunan infrastruktur di Kalimantan juga turut berkontribusi:

  1. Tol Probolinggo–Banyuwangi: Dua seksi, yakni Seksi 1 dan Seksi 2, yang menghubungkan Gending hingga Paiton sepanjang 24,08 kilometer. Pembukaan ini sangat membantu mengurangi kepadatan di jalur Pantura Jawa Timur.

  2. Tol Ibu Kota Negara (IKN): Beberapa seksi strategis (Seksi 3A, 3A2, 3B, 3B2, 5A, 5B, 6A) serta Jembatan Pulau Balang dibuka fungsional. Secara keseluruhan, jalur di IKN ini memiliki total panjang 50,227 kilometer.

Catatan Penting Mengenai Tol Fungsional

Perlu diperhatikan bahwa jalur fungsional adalah jalan tol yang belum rampung 100% dan dioperasikan sementara. Oleh karena itu, terdapat beberapa ketentuan dan kondisi yang harus dipahami oleh pengguna jalan:

  • Tanpa Tarif: Seluruh ruas fungsional yang disebutkan di atas dapat dilalui secara gratis.

  • Fasilitas Terbatas: Kondisi fisik jalan mungkin masih terbilang sederhana, dan fasilitas pendukung seperti rest area permanen atau penerangan jalan mungkin masih terbatas.

  • Jam Operasi Spesifik: Umumnya, tol fungsional hanya diizinkan beroperasi pada jam-jam tertentu (siang hingga sore hari) demi alasan keselamatan. Pengendara diimbau untuk mencari informasi jadwal operasi pasti sebelum memulai perjalanan.

Dengan adanya pembukaan jalur-jalur ini, para pemudik Nataru diharapkan dapat merencanakan rute perjalanan mereka dengan lebih optimal. Persiapan kendaraan yang matang dan kewaspadaan selama berkendara di ruas tol fungsional yang fasilitasnya terbatas menjadi kunci utama untuk memastikan perjalanan Nataru yang aman dan nyaman.

You might be interested in …